7 Kuliner Manado Ekstrem Yang Bikin Nyali Ciut

20 Februari 2019 by Trifena Putri Khusus buat yang berani. | keepo.me Berani coba makanan ini?
Nggak hanya makanan lezat, kuliner Manado juga terkenal dengan menu ekstremnya yang membuat orang bergidik ngeri. Bagaimana tidak, ada berbagai makanan yang terbuat dari bahan tidak biasa seperti daging tikus, ular, bahkan kelelawar.

Berbagai macam daging ini dijual di pasar tradisional Pasar Tomohon yang menjadi surganya kuliner ekstrem di kota ini. Kamu bisa menjumpai berbagai jenis daging yang tidak biasa di pasar yang tremendous lengkap ini.

7 kuliner Manado yang ekstrem dan nggak biasa
Kalau punya cukup nyali, kuliner Manado ekstrem ini bisa kamu coba saat berkunjung ke sana. Mulai dari daging ular hingga tikus, semuanya ada di kota yang berada di Sulawesi Utara ini.

1. Di Manado terdapat olahan daging ular piton
Ular Phyton yang dimasak | Kuliner Manado memang terkenal cukup ekstrem, salah satunya yang sering dijumpai di pasar adalah daging ular piton. Kalau sedang mampir ke pasar tradisional kamu akan menjumpai daging ular yang digantung lengkap dengan kepalanya.

Biasanya, daging ini diolah menjadi sate ataupun masakan kuah santan. Banyak orang menyukai kuliner ini karena katanya rasanya enak dan gurih. Selain itu, daging ini dipercaya berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti kanker.

2. Olahan daging anjing yang dimasak dengan bumbu khusus
Masakan daging anjing | Banyak pecinta binatang yang mengecam wisata kuliner Manado ini karena terbuat dari daging anjing. Bagi orang awam, tentu makanan ini termasuk ekstrem dan nggak biasa. Tapi bagi orang Sulawesi Utara, masakan yang terbuat dari daging anjing adalah hal biasa.

Salah satu yang cukup populer adalah RW yang merupakan singkatan dari Rintek Wuuk. Dalam Bahasa Manado, kata ini memiliki arti “bulu halus”. Makanan ini cukup terkenal dan sudah tersebar ke beberapa kota lainnya di Indonesia.

3. Paniki yang terbuat dari daging kelelawar
Terbuat dari daging kelelawar | Kalau nggak tahu bahan dasarnya, mungkin kamu akan menganggap kuliner Manado ini sangat lezat. Paniki yang berbahan dasar daging kelelawar ini memang sepintas terlihat mirip dengan makanan berempah pada umumnya. Kalau sudah tahu faktanya, bisa jadi kamu akan berpikir ribuan kali sebelum menyantapnya.

Kuliner ini memang ditujukan bagi orang yang bernyali tinggi dan bisa memakan olahan daging kelelawar. Sebelum dibumbui, kelelawar biasanya dibakar terlebih dahulu untuk menghilangkan bulu halusnya, lalu baru dimasak dengan santan dan rempah.

four. Sate biawak katanya bisa menyembuhkan penyakit kulit
Bentuknya seperti sate pada umumnya | Makanan khas Manado lainnya yang nggak kalah ekstrem adalah sate biawak. Terbuat dari daging reptil, sate ini banyak dijajakan di Manado terutama di Pasan Tomohon yang memang sudah terkenal dengan kuliner ekstremnya.

Berasal dari daerah Indonesia Timur, kini sate biawak sudah mulai banyak ditemui di berbagai kota besar. Konon, sate biawak berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit kulit seperti gatal-gatal. Berani coba?

5. Tikus Asap cuma buat orang yang bernyali tinggi
Tikus yang diasapi | Mendengar tikus asap, tentu akan membuatmu bergidik ngeri. Apalagi hewan pengerat yang satu ini identik dengan kesan kotor dan bau. Di Manado, ada makanan yang terbuat dari daging tikus dan dijajakan di pasar tradisional.

Tikus asap ini bukan berasal dari tikus biasa, melainkan tikus hutan putih yang tempat tinggalnya bukan di got. Meski begitu, rasanya tetap geli juga membayangkan makan daging tikus yang berwarna gelap karena sudah diasapi.

6. Monyet bumbu kuning juga dijual di sini
Olahan daging monyet | Di Pasar Tomohon, kamu juga bisa menemukan kuliner Manado monyet bumbu kuning. Berbahan dasar daging monyet, masakan ini jadi salah satu favorit makanan masyarakat yang ada di daerah sana.

Makanan ini termasuk jarang ditemukan karena daging monyet nggak selalu tersedia di pasar tradisional. Apalagi monyet adalah jenis hewan yang dilindungi, terutama jenis monyet bokong merah.

7. Rica-rica daging kucing yang jadi makanan khas di Manado
Kasihan kucingnya | Kalau kamu adalah pecinta kucing, lebih baik jangan coba-coba menyantap rica-rica daging ini. Kamu pasti tidak tega memakannya apalagi jika melihat hewan lucu berbulu ini terbujur kaku di Pasar Tomohon.

Pengolahannya sama seperti daging lainnya. Biasanya, daging kucing ini sudah dibakar terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amisnya. Kalau nggak tega, mending jangan sekali-kali mencobanya. Daripada terbayang dikemudian hari dan menyesal telah memakan daging hewan gemas ini.

Artikel Lainnya Siapkan psychological saat menyantap kuliner Manado yang ekstrem, Dibutuhkan nyali besar untuk bisa menggigit dan menelannya. Tapi, kalau kamu nggak siap dengan makanan yang aneh-aneh, lebih baik hindari berkunjung ke Pasar Tomohon.

Tags :