Agar Tahan Lama, Jadwalkan Perawatan AC Mobil Anda Secara Berkala

Mobil adalah kendaraan yang menjadi favorit saat melakukan perjalanan, baik dekat maupun jauh. Kondisi interior yang nyaman dan bisa mengangkut banyak orang menjadikan mobil digemari banyak kalangan. Fitur yang ada pada mobil menjadi penambah rasa nyaman pengemudi dan penumpangnya. Salah satu fitur penting yang menambah kenyamana pada mobil adalah AC.

Saat berada di dalam kabin, AC bisa memberikan kenyamanan karena bisa memberikan kesejukan para penumpangnya. Terlebih lagi apabila pengemudi menggunakan mobil dalam kesehariannya. Udara terik di luar tidak lagi mengganggu saat dalam perjalanan.

Menjaga kondisi AC dengan baik akan menambah usia AC. Juga selalu melakukan perawatan yang tepat akan memperpanjang usia komponen pada AC. Supaya AC mobil tetap dingin dan fungsinya bisa berjalan maksimal, anda harus melakukan perawatan secara rutin dan berkala. Sama seperti mesin mobil, ternyata AC juga memerlukan perawatan rutin.

Nyatanya banyak pemilik mobil yang tidak mengetahui jika AC mobil membutuhkan perawatan secara benar dan berkala. Nah sebelum melakukan penjadwalan perawatan maupun service AC mobil, Anda perlu tahu jenis-jenis perawatan AC mobil yang umumnya dikenal masyarakat. Apa saja itu? Baca artikel ini sampai akhir ya!

 

Jenis-Jenis Perawatan AC Mobil

 

1. Fresh service


Pada perawatan fresh service, bengkel akan mengganti filter AC yang terdapat pada kabin. Juga yang tak luput adalah blower turut serta dibersihkan. Proses perawatan satu ini, alangkah baiknya jika Anda bersedia menjadwalkan secara rutin tiap enam bulan sekali. Atau kalau tidak setiap jarak tempuh 10.000 kilometer.

Fresh service merupakan perawatan paling awal, hal mana reparasi ini bertujuan untuk mengecek apakah komponen masih berfungsi dengan baika atau tidak. Selain itu, jika dalam pengecekan dirasa perlu tindakan seperti membersihkan filter, maka proses tersebut bisa dilakukan dengan efisien.

 

2. Light service


Pada perawatan light service ini meliputi perawatan pada fresh service yang kemudian ditambah dengan penggantian pada beberapa komponen. Beberapa komponen yang diganti meliputi dryer, oli kompresor, dan refrigerant. Pada umumnya, bengkel akan menyarankan untuk melakukan perawatan ulang light service saat sudah 20.000 km, atau bisa dijadwalkan rutin setahun sekali.

Perawatan light service ini juga menyasar pada pemeriksanaan kompresor AC mobil. Mengingat kompresor merupakan elemen AC mobil paling penting, merawatnya perlu serius dan berkala. Tujuannya agar kompresor bisa tetap bekerja secara optimal.

 

3. Heavy service


Perawatan heavy service biasanya dilakukan setiap jarak tempuh telah melampaui 40.000 km, atau bisa dibulatkan setiap 2 tahun sekali. Heavy service bisa disebut sebagai perbaikan skala besar pada mesin AC mobil. Perawatan ini sudah mencakup fresh service dan light service. Ditambah juga dengan penggantian pada ekspansi depan belakang serta evaporator AC dibersihkan.

Melakukan perawatan rutin pada AC mobil lebih murah bila dibandingkan ketika melakukan perbaikan saat AC mobil sudah rusak. Karena ketidaktahuan para pemilik mobil, biasanya melakukan perbaikan saat AC mobil sudah rusak dan tidak dingin. Rusaknya AC mobil dengan kondisi parah menjadikan dompet semakin tipis.

Bahkan, menurut ahli permesinan, AC rusak yang dibiarkan tanpa ada penanganan dapat memicu munculnya kerusakan pada bagian lain. Tentu, kita semua tidak ingin mengalami masalah yang merembet.

Untuk anda yang ingin AC mobil awet dan bekerja optimal, merawat spare part secara rutin dan berkala merupakan pilihan terbaik. Dengan begitu biaya yang anda keluarkan tidak begitu besar. Kalau Anda tidak mau ribet, Anda bisa menggunakan layanan service dari Supercar.id.