Yukk Ketahui Jenis, Manfaat, dan Tata Cara Ekspor Barang ke Luar Negeri

Globalisasi memudahkan siapapun mengirim dan mendapatkan barang dari manapun. Bahkan Negara yang berbeda tidak lagi menjadi penghalang untuk memperoleh barang atau mengirimkannya. Kegiatan ini biasa dikenal dengan ekspor dan impor barang. Ekspor merupakan suatu proses transportasi barang atau suatu komoditas dari suatu Negara ke Negara yang lain. Proses ekspor ini umumnya digunakan oleh perusahaan yang berskala kecil hingga atas untuk strategi dalam persaingan di kancah internasional.

Beda halnya dengan impor. Ekspor biasanya dijadikan tolok ukur dari keberhasilan pada suatu Negara. Karena pada umumnya, kegiatan ekspor tersebut dilakukan karena kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi. Sementara permintaan Negara lain sedang melonjak. Selain itu pula semakin tinggi nilai ekspor suatu Negara, devisa yang didapat Negara akan semakin tinggi pula.

 

Jenis-Jenis Ekspor

 

1. Ekspor Langsung


Ekspor langsung yaitu menjual suatu produk atau barang maupun jasa melalui bantuan tanpa perantara. Perantara tersebut dikenal luas dengan istilah eksportir. Eksportir berada di Negara tujuan ekspor. Dalam pelaksanaannya, penjualan tersebut terjadi melalui sebuah distributor atau perwakilan dari perusahaan penjual.

Kelebihan dalam ekspor langsung ini adalah proses produksi yang terpusat pada Negara asal. Juga pengawasan atau control yang cukup baik saat proses distribusi. Sementara kelemahannya, terdapat hambatan perdagangan serta proteksi yang berlebihan dari Negara tujuan ekspor. Juga biaya akomodasi yang cukup besar untuk produksi barang dengan skala besar.

 

2. Ekspor Tidak Langsung


Ekspor tidak langsung artinya, para pelaku bisnis menjual barang dengan bantuan perantara atau eksportir. Eksportir berada di Negara asal kemudian dijual oleh eksportir tersebut. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ekspor dilakukan melalui perusahaan manajemen ekspor dan perusahaan pengekspor.

Kelebihan dari ekspor tidak langsung yakni sumber daya produksi bisa terkonsentrasi dengan baik. Produsen tidak perlu lagi menangani kegiatan ekspor secara langsung. Namun kekurangannya adalah control yang kurang dan kurangnya pengetahuan tentang operasi di Negara lain.

 

Beberapa Manfaat dari kegiatan Ekspor

 

1. Sumber Devisa Negara


Kegiatan ekspor barang ke luar negeri memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Negara tersebut. Dengan adanya kegiatan ekspor, maka terbuka pasar baru di luar negeri sebagai bentuk perluasan dari pasar domestic. Juga tumbuhnya investasi dan naiknya devisa suatu Negara.

 

2. Mengembangkan Industri Nasional


Kegiatan ekspor merupakan suatu bentuk kegiatan perdagangan dalam lingkup internasional. Dengan begitu akan merangsang dari permintaan dalam negeri yang lebih besar. Sehingga industry pabrik besar akan tumbuh dan berkembang.

Permintaan barang ekspor yang meningkat akan memberikan dampak dalam perkembangan industry Negara tersebut. Maka dengan begitu akan tercipta suatu iklim usaha yang kondusif. Selain itu pula, dengan melakukan perdagangan internasional akan membiasakan persaingan dalam pasar internasional. Imbasnya industry suatu negeri akan terlatih dalam persaingan yang ketat di kancah internasional.

 

3. Mengendalikan Harga Produk


Kelebihan kapasitas suatu produk dapat diantisipasi dengan kegiatan ekspor barang tersebut. Dengan begitu harga produk eskpor dalam negeri dapat terkendali dengan baik. Saat suatu produk barang melimpah hasil produksinya, maka harga barang tersebut akan rendah. Karena sangat mudah diperoleh. Oleh karenanya, supaya harga barang tetap stabil, Negara bisa melakukan ekspor ke Negara lain yang membutuhkan produk tersebut.

 

4. Cara Melakukan Ekspor Barang


Saat mengekspor barang, tentu ada ketentuan dan syarat dari tiap masing-masing jenis barang ekspor. Tidak semua orang bisa melakukan kegiatan ekspor barang karena adanya beberapa prosedur yang wajib ditaati oleh eksportir.

Bagi pengusaha, tidak perlu khawatir saat akan melakukan ekspor barang yang dimilikinya. Pengusaha pemula tetap bisa melakukan ekspor barang ke luar negeri, asalkan mereka memahami prosedur dan aturan dalam ekspor barang. Nah berikut ini adalah beberapa cara mengekspor barang bagi pemula.

  1. Memilih jasa ekspor barang yang terbaik
  2. Anda harus terlebih dahulu membuat surat kontrak penjualan
  3. Anda perlu menerbitkan surat jaminan pembayaran importer kepada eksportir atau yang dikenal luas dengan Letter of Credit (L/C) sebagai proses awal
  4. Anda harus memiliki dokumen pengiriman atau cargo shipment process
  5. Anda perlu memiliki dokumen klaim atas barang yang telah dibayarkan importer atau shipping document negotiation process.

Dengan mengetahui manfaat ekspor di atas, apakah Anda sudah menyiapkan proyeksi untuk ekspansi barang ke luar negeri?